Sekelompok anak muda tinggal di lantai apartemen yang sama, tidak saling kenal dan mulanya tak saling peduli satu sama lain. Dekat, tapi bersekat. Begitulah film Urbanis Apartementus membuka kisah tokoh-tokoh utamanya.

Urbanis Apartementus adalah film multi-plot berdurasi 80 menit yang mengangakat 4 kisah berbeda tapi saling bersinggungan, diarahkan oleh 4 orang sutradara muda Indonesia dari Lingkar Alumni Indie Movie. Film ini mengambil setting sebuah apartemen di pinggiran kota Jakarta, dan memotret kehidupan penghuninya dengan masalah hidup masing-masing dan hubungan mereka dengan orang-orang di sekitarnya. Film drama-komedi ini dikemas apik, dengan cerita yang mengalir lancar menggambarkan kegelisahan anak muda masa kini.

Rangkaian kisah manusia urban penghuni apartemen ini adalah hasil godokan program workshop Cinema Camp yang dikembangkan oleh Lingkar Alumni Indie Movie. Puluhan anak muda yang bercita-cita menjadi filmmaker berkumpul dalam workshop ini untuk digembleng oleh para sineas terkemuka Indonesia, seperti Garin Nugroho, Ifa Isfansyah, Andhy Pulung dan Andibachtiar Yusuf untuk mengembangkan ide cerita mereka menjadi skenario, lalu menjadi sebuah film bioskop. Peserta workshop ini, termasuk keempat sutradara Urbanis Apartementus, adalah anak-anak muda yang sangat passionate dalam dunia filmmaking, sehingga rela bekerja keras secara suka rela selama berbulan-bulan untuk menggarap film ini.

Film yang menarik tentu diiringi dengan ilustrasi musik yang apik. Ilustrasi musik dalam Urbanis Apartementus menggunakan tiga lagu ciptaan Labels Pick Meet The Label 2013, yaitu karya Dissa berjudul ‘Penantian Bodoh’, karya One Room berjudul ‘Pergi’ dan musik gubahan Jhagad & NuSaha berjudul ‘Thanks For All The Blues’.

Meskipun termasuk karya debutan sineas muda yang belum berpengalaman, Urbanis Apartementus menghadirkan beberapa nama terkenal sebagai aktor dan aktrisnya. Ada Poppy Sovia yang memerankan Syeril sang DJ seksi, lalu Zendhy Zaen tokoh utama dalam film layar lebar Hari Ini Pasti Menang (2013) yang memerankan tokoh anak pejabat yang pacaran dengan penyanyi dangdut dan Indra Birowo sebagai Joned, satpam kocak yang penakut tapi sok jago. Luna Maya dan dokter Boyke juga tampil sebagai cameo dalam dua adegan terpisah.

Urbanis Apartementus adalah hasil dari Cinema Camp gelombang kedua. Para sineas muda ini dengan jeli memotret kelompok manusia urban di pinggiran yang punya gaya hidup dan pola komunikasinya tersendiri. Masyarakat Indonesia selama ini mengenal konsep rumah sebagai bangunan di atas tanah yang dihuni bersama seluruh anggota keluarga. Urbanisasi menyebabkan banyak keluarga kini tinggal saling terpisah, dan orang-orang muda tak segan lagi tinggal dalam sekat-sekat dinding apartemen. Maka terciptalah semacam spesies sosial baru yang mereka sebut Urbanis Apartementus.